Wednesday, November 21, 2012

Setting dasar router juniper

Untuk awalan setting router JUNIPER bisa di gunakan dengan mode CLI ( command-line interface) dan Web Browser, cumin kali ini yg akan di ulas masalah command CLI :
Untuk memulai setting persiapkan setting console dengan masuk lewat hyper Terminal default Windows :
Port setting Bit Per second =9600
Data Bits=8
Parity=None
Stop bits=1
Flow control=None

Setelah masuk console maka akan tampil login: ( untuk login bisa di isikan root apabila router tsb baru belum pernah terconfigure sebelumnya)
Root%
Root%cli ( ketik CLI )
Root> edit/configure (ketik edit/configure untuk masuk modem configuration)
[edit]
Root#
[edit]
Root#set system root-authentication encrypted-password 1 ( untuk membuat pengenalan masuk ke dalam router tsb agar bisa di configure, apabila belum di setting maka tidak bisa save configurasi router dan parameter)
[edit]
Root#commit (untuk save configuration)
[edit]
Root#set system host-name COBA (Membuat Host name pada router)
[edit]
Root#set system login user COBA class super-user authentication plain-text-password (untuk membuat account user saat telnet maupun console ke ROUTER)
New password: (isikan password)
Retype new password: (isikan password yg sama)
[edit]
Root#commit
Maka tampilan akan seperti berikut apabila sukses parameter diatas.
Coba@coba>edit
[edit]
Coba@coba#
Coba@coba#set system service telnet
————————————————————————
Untuk menampilkan configuration yg sudah kita buat
Bila di router CISCO itu sh run / di Juniper menggunakan show configuration
Cotoh SH RUN di router juniper.
Coba@bjm> show configuration
## Last commit: 2008-06-05 16:34:15 UTC by coba
version 8.3R1.5;
system {
host-name COBA;
root-authentication {
encrypted-password “$1$tJsJ9v8A$ie/7a4EaB1CeHp.8TI.Xp/”; ## SECRET-DATA
}
login {
user coba {
uid 2000;
class super-user;
authentication {
encrypted-password “$1$IT618G4K$bLh9Soxo7WXA0xdoBjWUs/”; ## SECRET-DATA
}
}
user coba1 {
uid 2001;
class super-user;
authentication {
encrypted-password “$1$HCEskPF0$img7he3wBgsZ5FG7t.5Z70″; ## SECRET-DATA
}
}
}
services {
telnet;
web-management {
http {
interface [ fe-0/0/0.0 fe-0/0/1.0 ];
}
}
}
syslog {
user * {
any emergency;
}
file messages {
any any;
authorization info;
}
file interactive-commands {
interactive-commands any;
}
}
}
interfaces {
fe-0/0/0 {
description “TO WAN “;
unit 0 {
family inet {
address 118.98.143.122/30;
}
}
}
fe-0/0/1 {
description “TO LAN_Connection”;
unit 0 {
family inet {
address 118.98.219.41/29;
}
}
}
se-0/0/2 {
encapsulation cisco-hdlc;
serial-options {
dte-options {
dtr normal;
}
}
}
}
routing-options {
static {
route 0.0.0.0/24 {
next-hop 118.98.143.121;
active;
}
}
}
Step di atas sudah sukses di configuration maka dapat memulai untuk setting pada posisi kebutuhan : port dan routing dsb, kali ini kita akan mencoba setting untuk standart layanan misalkan untuk VPN IP / ASTINET
Untuk awal kita akan melihat posisi port yg ada di dalam router tersebut :
Telkom@telkom>show interface terse (posisi cursor prompt harus mode “>” bukan “#”)
telkom@telkom> show interfaces terse
Interface Admin Link Proto Local Remote
fe-0/0/0 up down
fe-0/0/0.0 up down inet 118.98.143.122/30
gr-0/0/0 up up
ip-0/0/0 up up
ls-0/0/0 up up
lt-0/0/0 up up
mt-0/0/0 up up
pd-0/0/0 up up
pe-0/0/0 up up
sp-0/0/0 up up
sp-0/0/0.16383 up up inet
fe-0/0/1 up down
fe-0/0/1.0 up down inet 118.98.219.41/29
se-0/0/2 up down
se-0/0/3 up down
dsc up up
gre up up
ipip up up
lo0 up up
lo0.16385 up up inet 10.0.0.1 –> 0/0
10.0.0.16 –> 0/0
lsi up up
mtun up up
pimd up up
pime up up
pp0 up up
tap up up
baru menentukan posisi port dan penulisan nama port bisa di lihat dengan step di atas.
Contoh setting port Ethernet Fast Ethernet 0:
Coba@coba## set interfaces fe-0/0/0 unit 0 family inet address 192.168.0.1/24 (penulisan netmask cukup dengan prefix-mask)
penulisan description pada port sebagai tanda pengenalan.
Coba@coba# set interfaces fe-0/0/0 description “To LAN Connection”
Contoh setting port Serial 2:
Coba@coba#set interface se-0/0/2 unit 0 family inet address 172.113.241.4/30 (penulisan netmask cukup dengan prefix-mask)
Coba@coba#set interfaces se-0/0/2 encapsulation cisco-hdlc(setting untuk encapsulation menyesuaikan exp:HDLC CISCO/PPP dst)
Coba@coba##set interfaces se-0/0/2 encapsulation cisco-hdlc serial-options dte-options cts normal
kondisi diatas tambahkan dcd,dsr,rts,dtr dengan command yang sama:
se-0/0/2 {
description “WAN Connection”;
encapsulation cisco-hdlc;
serial-options {
dte-options {
dtr normal;
rts normal;
dcd normal;
dsr normal;
cts normal;
Setting untuk routing static :
Coba@coba#set routing-options static route 0.0.0.0/0 next-hop next-hop 118.98.143.121
(status routing di atas contoh static route dan untuk routing tujuan dan alamat ip nya menyesuaikan dengan kebutuhan)

No comments:

http://goo.gl/BGVrJP

MY Motto

My photo
giving amenity to all visitor.

Total Pageviews